Showing posts with label Wisata kuliner Jogja. Show all posts
Showing posts with label Wisata kuliner Jogja. Show all posts

May 16, 2010

Goyang lidah di tengah pasar

Lagi-lagi blusukan pasar Beringharjo Jogja. Pasar yang satu ini bagaikan situs belanja Amazon buatku, (hampir) segala ada.
Kali ini, kita istirahat dulu yuk, dari belanja-belanji di pasar besar ini. Kita menuju ke tengah pasar aja, biar asik aja, hehe.. Sambil duduk-duduk, mari kita mengisi tenaga dengan makanan yang seger-seger!
Di belahan tengah pasar Beringharjo, masuklah ke pasar bagian timur, langsung menyusuri jalan ke arah utara. Di situ pasti akan ketemu beberapa warung yang menawarkan macam-macam makanan berat (kalo nggak ketemu, mohon bertanyalah daripada sesat di pasar). Dari gudeg sampai soto. Biasanya, aku akan memilih warung soto sebagai tempat pemuas lapar.
 Nama warungnya adalah Soto Pak Muh.


Warung Soto Pak Muh menjual soto (ya iyalah.. masa jual paku???), nasi rames, dan beberapa menu lain yang terbaca di foto (bisa baca kan?? :D)
 As additional, kita bisa juga mengambil empal, tahu bacem, ayam bacem, telur (yap, bacem juga), dan pastinya kerupuk.
Soti Pak Muh adalah soto dengan daging sapi. Rasanya seger dan dagingnya empuk.


Warung ini rame banget setiap jam makan siang. Penuh sesak oleh para shopper pasar. Nggak heran, karena habis mengisi perut di sini rasanya puasss... :D

PS. Maaf ya blogmates, aku lupa harganya :p
PPS. Maaf lagi, karena keenakan makan, sampe lupa ngambil foto makanannya, padahal benar2 menggiurkan!


Selamat menikmati!

April 9, 2010

Cozzie

Ada tempat makan baru di Jogja. Di selatan supermarket Citrouli, Babarsari. Tepatnya dari pertigaan Depok Sport Center ke timur dikiiit aja, selatan jalan.
Nama tempatnya Cozzie. Aku nggak tau harus menyebutnya sebagai restoran, kafe, atau apa ya.. Yang jelas tempat makan ini emang cozy seperti namanya.
Lampu-lampu di terasnya unik, dari bambu yang dilubang-lubangi. romantis juga ya :)

 Aku suka hiasan dindingnya yang gambar bibir itu. Simple, clean, yet stylish.

Suka deh lihat papan menu-nya :)
Melihat interiornya, aku rasa ada 4 pilihan lokasi meja yang bisa kita pilih:
• Outdoor, yg di halaman dan pake payung. Asik asal nggak pas hujan.
• Teras. Lumayan aman dari angin dan hujan, tapi masih bisa lihat pemandangan di luar.
• Dalam, bener-bener di dalam.
• Bar. Buat minum aja kayaknya ya?


Baiklah, sekarang mari kita bicara makanan. Pilihan makanan dan minumannya cukup menarik. With alcohol/alcohol free, steak/nasi/mie, ada semua. Aku pengin zuppa soup, tapi katanya habis. Mungkin karena masih baru, ada beberapa makanan dan minuman yang "nggak ada" meskipun tertera di daftar menu. Jadi inilah yang bisa aku ceritakan:

Ini adalah Orange Squash. Rasa jeruknya manis-asem, dikasih soda dan es. Segerrrr ^_^

Ini kwetiaw goreng. Ada kwetiawnya (pasti), daging sapi yang dipotong kecil-kecil, sedikit orak-arik telur, dan potongan sosis. Yummy, gurih tapi nggak enek. Porsinya nggak terlalu banyak sih, cukupan lah.


Yang ini Nasi Goreng Sapi. Rasanya sih nggak istimewa, tapi cukup memuaskan karena porsinya pas. Seperti biasa, di piring ada emping melinjo, kubis dan acar mentimun. Hmm.. ternyata setelah disendok, dagingnya banyak ^_^ .. surprise surprise.. lagi enak2 makan, tiba2 ada yang seger2 di mulut. Wah, ada potongan nanasnya! Rasanya jadi nggak membosankan :)



Nice spot for this weekend, huh?
:)

March 8, 2010

Mabok Durian

Smells like hell, but tastes like heaven. Begitu orang londo bilang tentang durian, buah pujaan banyak orang.
Baru-baru ini ada kios franchise yang jualan es durian, namanya Mendem Duren. Lucu juga namanya, tampilannya juga menarik hati. Sayang, ngga jadi2 mau ngambil fotonya. Kalo gitu aku ceritain rasanya aja ya? :p


Sudah lama aku penasaran sama brand satu ini. Hmm.. jualannya apa ya? Es krim durian? Beberapa jenis olahan durian? Kolak durian? Atau apa ya?
Akhirnya rasa penasaran itu terjawablah sudah. Ternyata MD jualan es durian. Jadi, mereka punya daging durian yang dibekukan, disimpan rapat dalam wadah plastik. Kalo nggak salah, ada tiga pilihan porsi (kecil, sedang, besar) dan dua jenis menu (es krim dan es durian).
Karena buat icip-icip, aku pilih es durian porsi kecil.

 

Yang satunya pakai susu coklat, satunya susu vanilla.
Jadi, pasta duriannya masukin dulu, trus dikasih pecahan2 es batu, trus dikasih air (nggak tau air apa, kayaknya ada gulanya), trus dikasih susu, terakhir atasnya ditaburi kacang tanah cincang.
YUMM!
Nggak bohong, seger banget! Agak susah nyendoknya karena ada es batunya, tapi nggak masalah karena bisa diminum dan rasanya sangat tidak mengecewakan. Oiya, yg porsi kecil ini harganya Rp 8.000.
Rasa duriannya kerasa banget, ketahuan kalau durian yg dipakai bukan asal duren, tapi memang dipilih durian yang manis dan matang.  Agak kemanisan sih makin ke bawah, mungkin karena ada gulanya dan masih dikasih susu kental manis juga, tapi kalau dibiarin agak lama nunggu esnya mencair kayaknya udah lumayan kok. Kalau aku sih, nambahin air putihnya :D easy solution. Plus kacangnya berkontribusi memberi rasa gurih dan sensasi renyah. Hmm...
Pasti mau lagi lah besok-besok..


♥♥♥

Mari kita mabok dureeennn..!!

January 28, 2010

Icip2 malam2

Beberapa tahun yang lalu, berdirilah sebuah warung kecil di Jogja. Namanya Beverly Hills. Hmm.. Waktu itu (sebenernya sih sampai sekarang) aku merasa kalau Beverly Hills sama sekali bukan nama yang menarik. Nggak orisinil, norak, dan kesannya culture shock aja.
But name is just a name. Ternyata warungnya laris juga. Aku nggak begitu tau apa aja yang dijual di situ. Yang aku tau cuma jagung bakar aja.
Well, bertahun-tahun kemudian, tahun 2009, akhirnya untuk pertama kalinya aku jadi pelanggan di kafe kecil itu. Ternyata Beverly Hills lumayan juga buat jadi tempat nongkrong alternatif kalo malam. Sekedar ngemil sambil ngobrol kesana-kemari lama-lama, murah meriah aja. Dan aku pilih yang lokasinya di Jl Prof. Yohanes, Sagan.

Menunya juga lumayan. Selain jagung bakar aneka rasa, ada juga roti bakar aneka isian dan sandwich aneka isian. Pisang bakar, mie instant, es leci, dll.

I chose roti bakar isi coklat

Pisang bakar kejunya.. lezaaatttt...
Puas nggak tuh kejunya?

Coba-coba pesen es lecinya, biasa aja sih :D tapi lumayan bikin seger juga. Yang menarik adalah jagung bakarnya. Nggak cuma disajikan utuh dengan tongkolnya, ternyata kita juga bisa minta disajikan dalam bentuk sudah diserut :D
Pilihan rasanya macam2. Yang sesuai lidahku, aku pilih asin-pedas. Yummm... delicious and juicy!

Oke oke..
Jadi lapar nih.. saatnya menikmati dua bungkus nasi kucing dari angkringan depan kos! ^^

♥♥♥

November 23, 2009

Sego Abang Lombok Ijo

Sering denger nama "Sego Abang Lombok Ijo" tapi belum pernah nyicipin.
Akhirnya, sepulang dari Lava Tour terpenuhilah rasa penasaranku ^_^

Ternyata, di utara ada juga cabangnya. Nggak harus jauh2 ke Gunung Kidul, meskipun suasananya pasti berbeda. Tapi ngga apa2, yang penting wiskul!!

The first thing that cought my eyes whe we entered the warung was a basket filled with round things called BAKPIA.

Bakpia sih udah biasa, tapi yang ini unik. Agak tipis dan lebih lebar:

Lucu kan? Hehe.. isinya adonan kacang ijo. Soal rasa memang masih kalah sama bakpia buatan mama :)
Tapi unik liat ukurannya (lebih mirip roti cane ya).

Dan, inilah wedang uwuh yang ternyata nggak mirip sampah itu:

 Hmm.. Kayaknya sih isinya ada daun salam, jahe, secang (yang bikin warnanya merah), cengkeh, daun sirih, dan mungkin ada lagi yg aku ngga tau. Bener2 minuman seribu rempah.
Dan pertama kali mencicipinya, ternyata... ENAK :)

 Baik, mari kita menuju hidangan utama:
 
1. Tahu & tempe bacem, empal, bothok, pepes.
2. daun pepaya rebus dikasih santan di atasnya.
3. Sayur lombok ijo dna tempe dgn kuah santan.

Tentu tidak lengkap tanpaaa:::

4. NASI MERAH (sego abang)

Mari silakan racik sendiri :)
 
 Bisa begini

 
 Atau begitu

Semuanya enak ^_^

♥♥♥

Have a beautiful Monday!


October 27, 2009

Durian? Not this time..

Di jalan Solo ada kedai kecil yang namanya Duren-Duren. Ceritanya, di situ jualan macem-macem makanan olahan durian. Hmm.. as a huge fan of durian, itu jadi tempat yang harus dicoba.
Lucu juga, menunya nggak banyak, tapi distensil ke tiang dalam ruangan. Jadi kita nggak perlu mebolak-balik buku menu.
I chose double choccolate, dan apa ya.. semacam es dawet durian gitu.
Aku menebak-nebak olahan durian itu bakalan menarik sekali dan enak sekali. Tapi oh, inilah dia:



 This is what they call Double Choccolate. There's nothing double about the choccolate! Cuma 4 butir durian kecil (dan totally hambar! Sepa!), plus ice cubes, plus a scoope of choccolate ice cream, dan ditaburi semacam serbuk coklat gitu. So here's my opinion:

1. Makannya susah, karena pake sendok logam kecil yg buat ngaduk teh. Banyak es batunya bikin makin sulit.

2. Duriannya kecil, nggak ada rasanya samasekali, dan tetap harus dimakan pake tangan karena masih utuh dengan bijinya. No way you can eat it using any kind of spoon.

3. Absolutely not impressing.

 
Dan inilah dawet duriannya. Aku lupa apa istilahnya di daftar menu. Tapi ini bener2 cuma es dawet yang dikasih sebutir durian. Untuk menu ini, duriannya beda sama yg tadi. Lebih gede, lembut dan manis. Tapi tetep aja, ngga istimewa.

Well, karena kualitas yg begini, bikin harganya jadi terasa mahal.Antara 8-belasan ribu.Rasanya nggak sepadan sama yang aku dapatkan.
Waktu bayar di kasir, aku ditawarin beli dodol duren. Nggak usah ya!
Well, satu2nya yang aku suka dari tempat itu adalah lukisan di atas tempat aku duduk. Lukisan satu keluarga yang naik sepeda bareng2. Lucu banget, nggak tau kenapa, aku ngerasa pesan dalam lukisan itu dalem buat aku.

Hmm, diambil pake kamera hp, kadang jadi begini, nggak cerah. Sayang ya?
Eniwei, aku suka lukisan ini.. funny but touching :)

Have fun all! :)

September 15, 2009

Buka puasa kedua di Hyatt Regency

Jum'at lalu, seperti biasa, karena paginya siaran sahur jadi aku bangun siang banget, kira2 jam 12. Lihat hp ternyata ada sms dari bos, disuruh gantiin temen siaran buat sore harinya. Live talkshow dari Hyatt Regency, ini yg kedua. Ngga masalah sih, tapi kepalaku pusing banget. Ugh.. dengan sempoyongan berusaha berdiri dan menuju kamar mandi.
Habis mandi, badan udah agak seger meskipun kepala masih agak berat. Maklum, jam tidur masih kurang. Setelah berkutat dengan kebimbangan baju apa yg mau dipake nanti sore, akhirnya pake baju coklat warisan mama ^^ Andalan di setiap saat. Hehehe..
Saatnya dandan. Karena keburu-buru, semua perkakas dibawa ke kantor dengan tas silver Oriflame gratisan hadiah WP3-ku yang keren, gede banget, jadi semuanya masupppp!!!
Nah, yg paling ditunggu-tunggu bukan talkshownya, tapi acara habis itu dong: buka bersama. Di Bogeys Teras sudah disiapin segala macem jajanan dan minuman yang yummyyyy..
Tahun lalu, dua kali juga live talkshow di Hyatt, tahun ini juga. Nah, buber pertama tahun ini aku cukup kenyang menikmati goreng2an dimsum, siomay, es kelapa mutiara, salad dan buah, tapi roti cane-nya ngga sempet karena antriannya panjang.. Cola juga ngga minum, ngga bagus buat perutku.
Nah, buber keduanya lebih nyaman karena jumlah undangan ngga sebanyak sebelumnya, jadi bisa kebagian semua hidangannya.


Goreng2annya biasa aja, tapi fillet ayam dengan tepung panirnya sip banget. Ada mie ayam, es campur, dan petula, semuanya enak. Nah, yg istimewa, sandwichnya yang gede dan isiannya mantap banget. Buat yang makan porsi dikit rugi deh karena kalo udah nyicipin hidangan lain trus makan sandwichnya pasti kekenyangan. Isinya ada daging sapi diiris tipis, selada, potongan bawang bombay, tomat, ketimun, saus mayonaise, dan kalo mau bisa dikasih saos tomat dan cabe juga. Porsi bumbunya pas, ngga terlalu kecut, ngga bikin enek. Dagingnya juga kerasa bgt. Dan meskipun sizenya lumayan gede, tapi ngga susah makannya karena porsi isiannya passss..
Ditutup dengan makan buah2an. Wah.. puas juga rasanya. Hehehe..
Hmm.. siap2 ah, nanti sore jatahnya talkshow dan buber di Jogjakarta Plaza Hotel. Sayang, kmaren sore di Indraloka nggak bisa ikut.

September 8, 2009

Menikmati hari2 sibuk

Bulan ini kegiatanku padat juga, hmm.. rasanya puasa udah setengah bulan masih belum terasa berat kecuali harus siaran jam 00.00 sampai 05.00. Whew.. Gimana mau kerasa berat, coba? Banyak kegiatan, tau2 udah saatnya buka puasa, hehe..
 Tapi di sela2 kesibukan, pastinya harus disempetin bersantai dong sama teman2. Nah, pilihan paling asik buat hang out bareng adalah: buber, buka bersama. jadwalnya nyaris full dari Kamis kmaren. Kamis: sama mba Widi di SS Sagan, Jum'at: ngga ada kayaknya :D, Sabtu: di House of Raminten habis itu di Mie Pasar Baru, Minggu: di pantai Depok, Senin: ngga ada lagi (hore.. istirahat ^^), Selasa: sekalian live talkshow di Hotel Saphir. Jeda sejenak, Jum'at di Hyatt.
Jualan Oriflame? Hoho.. jalan terus doong.. Kan bisa online, bisa sambil hangout, sambil ngapain aja deh. Namanya juga bisnis fleksibel :D hehe..Kadang2 malah sambil siaran bisa jualan juga, kan oline :)




Btw, di foto itu adalah mie ayam asin yang aku pesan di mie pasar baru. Pake potongan daging ayam dan jamur merang. Enak dan mengenyangkan sih, tapi ada yang kurang. Apa ya? Owh, ternyata, karena aku lebih suka mie ayam seperti yang biasa aku beli di warung2 kecil itu: ayamnya dimasak sama bumbu2 dan kecap manis. Lebih mantapz. Panda pesen yang manis, ternyata cuma ada tambahan kecap waktu masak mie-nya.
Besok aku ceritain ya, apa menu buka puasa di hotel Saphir. Hehe.. ngga usah ngiri yaa?? Eh, tapi host-nya bisa kebagian banyak ngga yaaa..